rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

The Purpose in Life

The Purpose in Life

Saya sering bertanya kepada diri sendiri, Mengapa saya ada di dunia? Apakah saya di dunia ini mempunyai sesuatu misi yang harus saya lakukan? Kalau memang mempunyai misi, apakah misi yang harus saya lakukan di dunia ini? Pada saat saya merenungkan pertanyaan pertanyaan diatas, pikiran saya mulai melebar, bagaimana dengan orang lain? tentunya setiap orang ada di dunia ini juga mempunyai misi, dan misi setiap orang akan berbeda-beda. Kalau setiap orang mempunyai misi, apakah benar ada misi seseorang ada yang membunuh orang? Ada yang memang membuat dunia ini menjadi banyak masalah? Seperti yang terjadi pada Hitler melakukan pembantaian orang orang Yahudi.

Saya juga membaca sejarahnya Mahatma Gandi, pendiri India. Dia berusaha keras untuk menyatukan India menjadi suatu negara yang merdeka dari jajahan Inggris, tidak dengan kekuatan tetapi dengan jalan damai. Dia juga berusaha mendamaikan daerah India dengan Pakistan, dimana pada saat masa Mahatma Gandi masih menjadi satu negara, akhirnya Mahatma Gandi meninggal karena dibunuh.

Perjuangan Mother Theresa di India, yang menginginkan bahwa setiap manusia berhak mendapatkan perawatan yang layak, maka dia berusaha keras untuk merawat orang-orang yang terlantar di India, karena sangat miskin dan tidak mempunyai keluarga. Mereka seperti orang yang dibuang oleh keluarganya. Perjuangan Mother Theresa, membuahkan hasil dimana banyak orang orang yang terpinggirkan mendapatkan perawatan yang layak sebagai manusia, dan banyak juga anggota masyarakat yang mau memberikan bantuan, dan juga banyak juga para wanita yang membantu mewujudkan cita-cita mother Theresa.

Mahatma Gandi, dan Mother Theresa sudah mengetahui apa misi mereka hidup di dunia, sehingga mereka bekerja dengan misinya, dan tak kenal lelah dalam bekerja sesuai dengan misi yang diembannya. Di dalam suatu percakapan dengan teman yang telah memiliki keluarga, dia bercerita bagaimana dirinya bekerja keras untuk membahagiakan keluarganya. Memang kehidupannya sudah menjadi lebih baik secara ekonomi, pertanyaan saya adalah apa yang dimaksud dengan membahagiakan keluarga? Apa yang diinginkan oleh keluarganya? Karena sangat sibuknya untuk mencari uang dia lupa memberikan waktu kepada anak-anaknya, yang mungkin dibutuhkan oleh seorang anak adalah waktu dari sang ayah untuk bertukar pikir, untuk menceritakan prestasinya disekolah, meminta perhatian dari ayahnya.

Apakah benar seorang ayah yang bekerja keras untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar lagi untuk keluarganya? Apakah bukan untuk memenuhi ambisinya menjadi lebih kaya dibandingkan dengan temannya? Manakah yang lebih penting memberikan waktu kepada keluarganya dibandingkan dengan menggunakan waktu yang lebih banyak untuk mencari uang? Apa gunanya pada saat sudah berhasil dengan mempunyai uang yang banyak, tetapi hubungan dengan keluarganya, yang menjadi alasan untuk mencari uang tidak terlalu baik?

Pelajaran yang saya dapatkan
Dari pengalaman hidup saya, refleksi diri menjadi sangat penting, kita memerlukan waktu hening, untuk merefleksikan diri kita. Dalam melakukan refleksi diri semua terpusat pada diri kita, kita tidak boleh berpikir untuk menyalahkan orang lain, seperti saya menjadi sulit seperti ini karena teman saya tidak mau membantu, atau karena teman saya berbuat jahat terhadap saya. Semua harus difokuskan pada diri sendiri, seandainya saya ditipu teman sehingga saya menjadi sulit, maka yang harus dipikirkan adalah bagaimana saya harus keluar dari kesulitan ini, jalan apa yang harus saya tempuh sehingga keluar dari kesulitan. Kalau kita berpikir bagaimana caranya membalas dendam teman saya yang sudah membuat saya kesulitan, maka kita tidak akan bisa keluar dari kesulitan tersebut karena tidak dipikirkan. Dan seandainya dapat membalas dendam pun, yang dipuaskan adalah ego kita, bukan untuk bisa keluar dari kesulitan yang kita hadapi.

Setiap manusia sudah diberikan Talenta sehingga dapat digunakan untuk keluar dari kesulitan yang dialaminya. Seperti tetangga jauh saya, pada saat bengkel kayunya terbakar, dia tidak terlarut dalam kekecewaan karena bengkel kayunya terbakar, melainkan langsung membereskan bengkelnya agar dapat bekerja lagi dan menerima pekerjaan sehingga mendapatkan uang untuk memulai usahanya agar dapat berjalan normal kembali. Dalam beberapa waktu usaha kayunya sudah berjalan dengan normal, sedangkan tetangganya yang usaha kayu juga, belum mau memulai berusaha lagi. Tentu saja hasilnya akan berbeda.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

28 Mar 2019 | 2123