rss

Artikel Kiat & Tips

Lebih dari 10 tahun kami hanya fokus membuat produk payroll, banyak pengalaman yang kami dapatkan. Dari pengalaman tersebut, kami yakin dapat membantu dan memberikan solusi untuk permasalahan perhitungan penggajian di perusahaan Anda.

Cara Menghitung Uang Lembur

Cara Menghitung Uang Lembur

Ketidaktahuan cara perhitungan uang lembur merupakan salah satu masalah sering dialami oleh sebagian karyawan. Karyawan berpikir merasa dirugikan atau merasa kurang diperhatikan, lain hal jika karyawan tersebut sudah mengetahui bagaimana cara perhitungan uang lembur.

Mengutip UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pada Pasal 77 ayat (2) yang mengatur mengenai Waktu Kerja, meliputi :

  1. 7 (tujuh) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu, untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu minggu), atau
  2. 8 (tujuh) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu, untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu minggu).

Pengusaha yang memperkerjakan pekerja/buruh melebihi waktu kerja diatas, wajib membayar Upah Kerja Lembur, sesuai yang ditegaskan UU 13 tahun 2003 Pasal 78 ayat (2). Dan berdasarkan Pasal 78 ayat (4) “Ketentuan mengenai waktu kerja dan upah kerja lembur sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan ayat (3) diatur dengan Keputusan Menteri”.

Keputusan Menteri tersebut adalah KEPMEN 102/MEN/VI/2004 tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur, berikut adalah tabel cara perhitungan Upah Kerja Lembur sesuai dengan KEPMEN 102 Pasal 11 :

Hari Kerja
= 1 jam pertama x 1,5 (upah sebulan / 173)
= jam berikutnya x 2 (upah sebulan / 173)

Hari Libur Resmi (5 HK)
= 8 jam pertama x 2 (upah sebulan / 173)
= jam ke-9 x 3 (upah sebulan / 173)
= jam berikutnya x 4 (upah sebulan / 173)

Hari Libur Resmi (6 HK)
= 7 jam pertama x 2 (upah sebulan / 173)
= jam ke-8 x 3 (upah sebulan / 173)
= jam berikutnya x 4 (upah sebulan / 173)

Hari Libur Resmi (6 HK) jatuh hari pendek
= 5 jam pertama x 2 (upah sebulan / 173)
= jam ke-6 x 3 (upah sebulan / 173)
= jam berikutnya x 4 (upah sebulan / 173)

Jika Anda sebagai Payroll Staff, untuk perhitungan uang lembur akan lebih efektif jika dibantu oleh sistem penggajian yang sudah sesuai dengan perhitungan uang lembur depnaker.

Dengan sistem penggajian, Perhitungan Uang Lembur akan dihitung secara otomatis, dan juga dapat diintegrasikan dengan Mesin Absensi supaya perhitungan uang lembur lebih akurat. Ilustrasi dalam sistem penggajian dapat dilihat dalam video dibawah :

Untuk memudahkan Anda, kami sediakan suatu tools excel sederhana "Perhitungan Uang Lembur Karyawan". Excel dapat didownload pada Link di bawah :

 

 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.