rss

Artikel Kiat & Tips

Lebih dari 10 tahun kami hanya fokus membuat produk payroll, banyak pengalaman yang kami dapatkan. Dari pengalaman tersebut, kami yakin dapat membantu dan memberikan solusi untuk permasalahan perhitungan penggajian di perusahaan Anda.

Cara Menghitung Kelebihan/Kekurangan Pembayaran Pajak PPh21

Cara Menghitung Kelebihan/Kekurangan Pembayaran Pajak PPh21

Kenapa bisa terjadi KELEBIHAN pembayaran pajak PPh21?
Kelebihan pembayaran pajak biasanya terjadi terhadap karyawan yang resign dipertengahan tahun.

Kenapa bisa terjadi? Ketika karyawan bekerja mulai dari awal tahun (misalkan Januari), maka untuk perhitungan pajaknya akan diperkirakan hingga akhir tahun (Desember). Perkiraan tersebut akan menganggap se-akan2 penghasilan Januari akan diterima juga sampai dengan Desember, maka dari itu dalam memperkirakan penghasilan satu tahun, penghasilan bulan Januari akan dikalikan 12. Sedangkan ketika karyawan resign, karyawan tidak bekerja hingga Desember (tidak sesuai perkiraan awal). sehingga akan terjadi kelebihan atas pembayaran pajak.

sebagai illustrasi : (asumsi tarif pajak = 1%, PTKP=Rp. 6,000). Setiap bulan karyawan menerima penghasilan Rp. 2,000, penghasilan tersebut diperkirakan akan didapat selama 1 tahun penuh, sehingga akan dikalikan 12 (Rp. 2,000 x 12 = Rp. 24,000). Setelah dikurangi PTKP, Penghasilan Kena Pajak (PKP) yang didapat adalah sebesar Rp. 18,000. Atas PKP ini akan diperoleh besaran pajak setahun yakni Rp. 180 (Rp. 18,000 x 1%). Besaran pajak setahun ini (Rp. 180) akan dicicil setiap bulan, sehingga akan diperoleh Rp. 15 per bulan (Rp. 180 dibagi 12).

Tetapi diluar perkiraan awal, ternyata pada bulan AUG karyawan resign. Akumulasi besaran penghasilan antara JAN sd AUG adalah sebesar Rp. 16,000 (Rp. 2,000 x 8 bulan). Dengan rumus yang sama, maka akan diperoleh besaran pajak yang seharusnya terutang dalam 8 bulan adalah Rp. 100 (bukan Rp. 180, yang menurut perkiraan awal). Karena dalam 8 bulan, karyawan tersebut akan terutang pajak Rp. 100, sedangkan pajak yang sudah dibayar dari JAN sd JUL adalah sebesar Rp. 105 (Rp. 15 dikali 7 bulan ). Maka pada bulan AUG terjadi kelebihan pembayaran pajak sebesar Rp. 5 (Rp. 105 - Rp. 100), yang harus dikembalikan ke karyawan pada bulan AUG tersebut.

Cara Menghitung Kelebihan Pembayaran Pajak PPh21. Mengacu pada PER 16/PJ/2016 Pasal 14 ayat 5 : "Besarnya PPh Pasal 21 yang harus dipotong untuk Masa Pajak terakhir adalah selisih antara Pajak Penghasilan yang terutang atas seluruh penghasilan kena pajak selama 1 (satu) tahun pajak, dengan PPh Pasal 21 yang telah dipotong pada masa-masa sebelumnya dalam tahun pajak yang bersangkutan".

Jika Anda merupakan user HRD, maka untuk menghitung kelebihan/kekurangan pembayaran pajak pada bulan Desember akan lebih mudah bila dilakukan di dalam sistem penggajian. karena sistem penggajian akan menghitung secara otomatis (ketika proses penggajian Desember/akhir masa kerja) kelebihan/kekurangan pembayaran pajak. Video dibawah merupakan simulasi dari Perhitungan Kelebihan/Kekurangan Pembayaran Pajak di dalam sistem penggajian.

Untuk mempermudah menghitung, kami sediakan tools excel sederhana perhitungan pajak atas karyawan resign. Tools excel bisa berguna untuk bagian HRD/Payroll dalam memastikan perhitungan pajak di akhir tahun, dan juga bisa dipakai bagi karyawan yang ingin memeriksa perhitungan PPh21 sendiri.

 

 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.