rss

Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Kehilangan Orang Terbaik

Kehilangan Orang Terbaik

Pada saat saya bertemu dengan teman saya, seorang pengusaha TI yang cukup ternama, bertanya : “Apakah pernah merasakan kehilangan orang terbaik ?”, saya jawab tidak pernah. Kemudian pertanyaan berikutnya adalah : “Bagaimana caranya agar orang yang terbaik tidak keluar ?”.  Jawaban saya ini yang membuat dia keheranan dan tidak mengerti, kalau saya lihat dari raut muka pada saat saya menjawab pertanyaannya. Jawaban saya adalah : “Saya tidak pernah punya orang terbaik di perusahaan saya”.

Untuk menghilangkan rasa penasaran dia, saya mulai bercerita pengalaman saya yang diawali dari membaca bukunya John Wooden, dia seorang pelatih basket dari UCLA, dan yang membawa UCLA dari tidak punya nama hingga dapat mencetak pemain-pemain yang terkenal. Di dalam bukunya dia menjelaskan bahwa walaupun dia mempunyai pemain yang sangat terkenal di dunia, tetapi dia tidak memperlakukan pemain tersebut secara istimewa.

Pada awalnya saya juga tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh John Wooden, dan saya mengerti setelah selesai membaca bukunya yang berjudul Wooden on Leadership. Menurut saya buku itu adalah buku leadership terbaik yang pernah saya baca, banyak prinsip-prinsip leadership yang belum pernah saya dapatkan di buku-buku yang lainnya. Dan tidak heran John C Maxwell pun menganggap bahwa John Wooden adalah gurunya.

John Wooden mengutamakan team work dibandingkan pribadi, karena kemenangan suatu team basket bukan dari kehebatan seseorang melainkan kerja sama team, sehebat apa pemain tersebut tetapi kalau team worknya tidak baik, maka jangan harap akan memenangkan pertandingan.  Prinsip yang lainnya adalah kemenangan merupakan hasil akhir, yang terpenting dalam pertandingan bukanlah kemenangan pertandingan, tetapi proses menuju ke kemenangan pertandingan itu yang menjadi lebih penting.

Setelah membaca buku tersebut banyak sekali yang saya terapkan di dalam Andal Software, sehingga saya mengutamakan kerja sama team yang baik, karena setiap team di dalam Andal Software mempunyai peran masing-masing, dan masing-masing departemen harus selalu memperbaiki prosesnya serta skill yang perlu dimiliki untuk menjalankan proses yang telah disepakati. Dan proses ini secara rutin akan dievaluasi, dan diubah. Perubahan yang dilakukan terus-menerus sesuai dengan hasil yang didapatkan, akan membuat organisasi selalu berkembang dan bertumbuh. Sehingga bila siapa pun yang masuk dalam departemen, selama orang tersebut mempunyai integritas, mau belajar dan rendah hati, tentunya dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Di dalam organisasi seperti ini, bila ada orang yang meninggalkan Andal Software, belum tentu di tempat lain dapat perform sebagus pada saat dia di Andal, karena seseorang untuk perform memerlukan lingkungan yang saling menunjang. Dan kalau dia bertemu dengan lingkungan yang tepat pasti dia akan menjadi star di tempat lain, hal ini sudah terbukti beberapa orang yang telah meninggalkan Andal Software, di tempat kerjanya yang baru mereka mempunyai prestasi yang cukup menonjol, karena kebiasaan yang telah dibina di Andal Software.

Yang paling menarik di dalam buku John Wooden, ada catatan jalannya pertandingan, hampir setiap pertandingan yang diikuti oleh teamnya. Secara detail dia mencatat dari menit ke menit. Menurut saya ini luar biasa, kemudian apa aplikasinya di dalam organisasi. Proses di dalam organisasi menjadi sangat penting, dari pelajaran tersebut saya selalu memperhatikan proses di setiap departemen, dan antar departemen.

Pada saat saya memperbaiki proses, banyak hal yang saya pelajari, dan banyak hal yang dapat disingkat, sehingga respon menjadi lebih baik. John wooden selalu mencatat di setiap pertandingan, artinya dia akan selalu memperbaiki proses permainannya. Artinya strategi yang dilakukan untuk bertanding sekarang dan mungkin di musim pertandingan berikutnya akan berbeda, dari hasil pengamatan proses yang dilakukan. Saya mengikuti pola John Wooden, dengan selalu melihat proses, setiap minggu saya meeting dengan manager, untuk mereview proses dan hasil dari setiap departemen. Yang saya dapatkan dari melakukan review proses secara rutin adalah peningkatkan kinerja organisasi naik dengan signifikan.

Pelajaran yang saya dapatkan
Jadi pada saat ada orang yang bertanya kepada saya apakah pernah kehilangan orang yang terbaik, saya memang tidak pernah merasa kehilangan orang terbaik. Saya akan bergantung pada sistem, bila ada orang yang keluar kemudian kinerja perusahaan turun karena orang tersebut, maka sistemnya belum bagus.  Pengalaman beberapa tahun belakangan ini, ada juga customer yang sering bertanya, kalau Si Anu keluar kemudian bagaimana dengan kinerja Andal?. Dari ukuran yang ada di Andal, kinerja Andal tidak turun karena satu atau dua orang keluar.

Kami sudah mempunyai standard yang baku, pada saat merekrut orang, apa saja yang harus diberikan agar karyawan baru tersebut dapat cepat menyesuaikan pekerjaan. Dan memang jam terbang akan berpengaruh, tetapi jam terbang dapat dipercepat dengan meeting rutin, dimana terjadi sharing pengalaman dari masing-masing orang di dalam departemen, kemudian ada sharing di antar departemen. Sharing pengalaman ini yang membuat seseorang akan menjadi cepat beradaptasi. Dengan jumlah customer 500 lebih, maka banyak pengalaman yang didapatkan pada saat menangani customer tersebut, dengan variasi jenis usaha, dan berbagai macam orang membuat seseorang cepat matang.

 

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 


Comments are closed.
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Artikel Pengembangan Diri Yang Paling Diminati
dalam 3 Bulan terakhir.

14 Jul 2017 1155
Di dalam suatu organisasi paling mudah untuk melimpahkan tanggung jawab pada orang lain dengan menyalahkan orang lain. Pada saat awal saya mendirikan perusahaan kalau ada sesuatu yang tidak beres saya akan mencari siapa yang menjadi penyebab ketidakberesan tersebut dan langsung saya akan menyalahkan orang tersebut kemudian saya akan marah dan memberikan hukuman pada orang tersebut.
28 Jul 2017 1077
Apa sebenarnya yang disebut dengan ngeyel, awalnya memang saya tidak mengerti, dan saya adalah orang yang paling ngeyel. Orang ngeyel adalah orang yang merasa dirinya benar, sehingga pada saat ada orang yang memberitahukan sesuatu misalnya kenapa terlambat janji ? atau mengapa melakukan pekerjaannya tidak sesuai dengan yang diinstruksikan, mereka selalu membela diri bahwa perbuatan yang mereka lakukan itu benar. Tujuan akhirnya adalah tidak mau disalahkan.
26 May 2017 1013
Saya senang sekali mempelajari kehidupan, dan terutama kehidupan orang-orang yang saya anggap sukses. Di dalam perpustakaan pribadi saya ada beberapa buku mengenai orang-orang yang saya anggap berhasil seperti, Liem Sioe Liong, William Soerjadjaja, Bill Gate, Steve Job dan beberapa yang lainnya.

Perjalanan Kami

Hubungi Kami

Phone : +62 21 6385 8510
E-Mail : marketing@andalsoftware.com

Ikuti Kami