rss

Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Menghukum atas Kesalahan Bawahan

Menghukum atas Kesalahan Bawahan

Di dalam suatu organisasi paling mudah untuk melimpahkan tanggung jawab pada orang lain dengan menyalahkan orang lain. Pada saat awal saya mendirikan perusahaan kalau ada sesuatu yang tidak beres saya akan mencari siapa yang menjadi penyebab ketidakberesan tersebut dan langsung saya akan menyalahkan orang tersebut kemudian saya akan marah dan memberikan hukuman pada orang tersebut.

Apa yang kemudian saya sadari adalah pada suatu saat ada masalah yang menurut saya cukup besar terjadi dan setelah saya usut penyebabnya adalah orang yang sudah mengundurkan diri dari Andal. Saya kemudian berpikir seandainya ada orang yang mau memberi tahu saya kesalahan yang dilakukan oleh orang yang telah keluar tersebut seharusnya masalah itu tidak akan terjadi. Kalau selama ini yang berbuat salah saya hukum, tentunya tidak ada orang yang berani memberi tahu saya kalau ada orang yang berbuat kesalahan.

Pemikiran saya adalah kalau orang berbuat salah kemudian tidak dihukum, maka dia akan berbuat salah lagi, maka harus dibuat jera dengan memberi hukuman. Pada saat marah dan kesal saya akan merasakan energi habis terkuras akibatnya merasa sangat lelah sekali. Kemudian saya bertanya dalam diri saya sendiri, bagaimana dengan perusahaan yang multinasional atau perusahaan internasional yang mempunyai banyak cabang di banyak negara? tentunya mereka tidak dapat mengawasi satu persatu pegawainya. Tentunya mereka mempunyai cara lain untuk mengatur itu semua.

Saya pernah mempelajari TQM yang digagas oleh Edward Deming, dalam suatu produksi, di setiap tahapan harus ada yang saling melakukan pengecekan, dan ini yang membedakan hasil produksi mobil Amerika dan Jepang pada era tahun 80an, dimana banyak mobil Amerika yang ditarik karena defect (ketidaksempurnaan/cacat), sedangkan mobil Jepang hampir tidak ada yang ditarik karena defect.

Saya juga pernah bekerja pada bank di Amerika pada tahun 80 an sebagai EDP auditor. Pekerjaan saya adalah memeriksa prosedur kerja di bagian TI, seperti penyimpanan tape untuk backup data, cara melakukan backup, hingga perintah yang dimasukan dalam komputer, semua prosedurnya secara berkala akan diperiksa.

Apa yang saya pelajari setelah saya teringat akan pekerjaan saya tersebut, adalah pencegahan lebih penting daripada kesalahannya itu sendiri, dan membuat sistem agar setiap pekerjaan dapat melakukan saling cross check. Sejak saat itu saya mulai membuat prosedur, dan saya akan memeriksa setiap saat apakah prosedur dijalankan dengan benar?. Bila ada yang berbuat salah, saya mencoba untuk tidak marah walaupun masih berasa kesal, tetapi sekarang berbeda, cara saya memandang kesalahan, berarti saya akan memeriksa prosedur, tetapi kalau kesalahan itu terjadi karena melanggar prosedur, saya pasti akan melakukan hukuman, bisa sampai dikeluarkan. Karena saya merasa kalau sudah berani melanggar prosedur berarti orang tersebut tidak patuh dan tidak disiplin.

Saya tidak dapat membayangkan dengan jumlah customer melebihi 500 perusahaan sekarang ini, seandainya kita melakukan release software kemudian masih ada bug yang membuat fatal perhitungan, biaya untuk memperbaiki kesalahan perhitungan akan menjadi besar sekali. Untuk prosedur release di Andal Software sangat ketat sekali, kami lebih baik mengundur jadwal release dari pada harus berkompromi dengan kualitas, karena biaya yang akan kami tanggung menjadi biaya yang tidak dapat dikontrol.

Beberapa customer kami juga punya pengalaman yang tidak baik, bagian payroll dapat memasukan karyawan fiktif, dan ini terjadi setelah beberapa bulan baru ketahuan. Ada juga yang karyawan payrollnya menaikan gajinya sendiri, dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengetahui kecurangan yang terjadi.

Permasalahan di atas terjadi karena prosedur yang tidak baik, awalnya saya tidak dapat mengerti kenapa karyawan fiktif dapat masuk ke dalam sistem?. Ternyata kejadiannya adalah bagian payroll sekaligus bagian keuangan yang dapat membayarkan gaji, disini tidak ada fungsi kontrolnya. Ada yang mempunyai fungsi kontrol tetapi cara pengecekannya tidak benar, pengecekan data gaji yang benar adalah dengan mencocokan gaji bulan lalu, kemudian dilihat selisihnya, seandainya gaji pokok, adakah orang baru masuk, atau orang resign atau orang naik gaji. Dengan cara yang sama komponen lain juga harus dicek. Dengan pengecekan semacam ini, maka kejadian kecurangan di atas tidak akan terjadi, dan yang melakukan pengecekan adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pembayaran gaji, bukan orang yang melakukan perhitungan gaji.

Pelajaran yang saya dapatkan
Menyalahkan bawahan adalah pekerjaan yang paling mudah di dalam mengembangkan suatu perusahaan, pada saat kita menyalahkan orang lain, diri kita tidak bertumbuh. Karena kita akan mencari siapa yang dapat disalahkan, tetapi kalau ada kesalahan kemudian kita berpikir bagaimana ini bisa terjadi, bagaimana agar kesalahan ini tidak terulang lagi, maka kita akan mendapatkan cara baru dalam melakukan pekerjaan. Pertumbuhan pengetahuan terjadi pada saat terjadi atau moment. Saat kita menemukan cara baru untuk mengubah kebiasaan yang telah dilakukan, agar mendapatkan kebiasaan baru yang lebih baik.

Perjalanan Andal Software sampai sekarang hingga dapat membuat produk seperti sekarang ini tidak terlepas dari banyak kesalahan-kesalahan yang kami alami, tetapi dari kesalahan yang terjadi kami selalu melakukan evaluasi, bagaimana kesalahan tersebut bisa terjadi, dan bagaimana mengatasi kesalahan tersebut agar tidak bisa terjadi lagi.

 

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 


Comments are closed.
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Artikel Pengembangan Diri Yang Paling Diminati
dalam 3 Bulan terakhir.

14 Jul 2017 1156
Di dalam suatu organisasi paling mudah untuk melimpahkan tanggung jawab pada orang lain dengan menyalahkan orang lain. Pada saat awal saya mendirikan perusahaan kalau ada sesuatu yang tidak beres saya akan mencari siapa yang menjadi penyebab ketidakberesan tersebut dan langsung saya akan menyalahkan orang tersebut kemudian saya akan marah dan memberikan hukuman pada orang tersebut.
28 Jul 2017 1078
Apa sebenarnya yang disebut dengan ngeyel, awalnya memang saya tidak mengerti, dan saya adalah orang yang paling ngeyel. Orang ngeyel adalah orang yang merasa dirinya benar, sehingga pada saat ada orang yang memberitahukan sesuatu misalnya kenapa terlambat janji ? atau mengapa melakukan pekerjaannya tidak sesuai dengan yang diinstruksikan, mereka selalu membela diri bahwa perbuatan yang mereka lakukan itu benar. Tujuan akhirnya adalah tidak mau disalahkan.
26 May 2017 1013
Saya senang sekali mempelajari kehidupan, dan terutama kehidupan orang-orang yang saya anggap sukses. Di dalam perpustakaan pribadi saya ada beberapa buku mengenai orang-orang yang saya anggap berhasil seperti, Liem Sioe Liong, William Soerjadjaja, Bill Gate, Steve Job dan beberapa yang lainnya.

Perjalanan Kami

Hubungi Kami

Phone : +62 21 6385 8510
E-Mail : marketing@andalsoftware.com

Ikuti Kami