rss

Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Tekanan Yang Membawa Kemakmuran

Tekanan Yang Membawa Kemakmuran

Saya senang sekali mempelajari kehidupan, dan terutama kehidupan orang-orang yang saya anggap sukses. Di dalam perpustakaan pribadi saya ada beberapa buku mengenai orang-orang yang saya anggap berhasil seperti, Liem Sioe Liong, William Soerjadjaja, Bill Gate, Steve Job dan beberapa yang lainnya.

Kalau saya amati dari beberapa biografi tersebut kebanyakan dari mereka bukanlah dari anak orang kaya, ada yang dari keluarga miskin dan harus berjuang untuk mencapai seperti apa yang dia dapatkan hingga sekarang. Seperti biografi Om Liem, dia adalah imigran dari Cina, dan pada saat sampai di Indonesia tepatnya Kudus, tidak memiliki apa-apa. Kebetulan Om Liem punya paman yang sudah terlebih dahulu sampai di Kudus. Yang dari luar negeri pun sama seperti Steve Job, bukanlah dari keluarga yang bahagia, dia berasal dari keluarga miskin, sehingga Steve Job diberikan ke ayah angkatnya yang dapat menyekolahkannya.

The Beatles awalnya adalah pemusik pinggir jalan, yang kemudian dia berusaha keras bekerja untuk mendapatkan uang untuk hidup, kebetulan mereka mendapatkan kontrak di Jerman, dan di Jerman dia harus bermain musik lebih dari 5 jam sehari. Perjuangan yang keras menghasilkan musik yang bagus sehingga The Beatles menjadi group musik yang terkenal, dan tentunya para pemainnya menjadi makmur.

Kalau memang orang yang berhasil kebanyakan dari keluarga yang tidak berkecukupan, apakah dapat berlaku sebaliknya artinya orang yang tidak berkecukupan akan menjadi makmur? ternyata banyak juga orang yang tidak berkecukupan hidupnya tetap tidak berkecukupan sampai akhir hayatnya. Apa yang membuat perbedaan?.

Mereka yang berhasil biasanya mempunyai daya juang yang tinggi dan cara berpikirnya juga berbeda. Saya terkesan pada cerita Om Liem, pada saat itu dia bersama kakaknya pergi untuk berjualan barang dagangan dengan menggunakan sepeda, mereka berdua pergi ke suatu desa untuk menjual dagangannya, kemudian di tengah jalan ada kendaraan yang dapat mengangkut mereka, kemudian Om Liem mau membayar kendaraan untuk mencapai desa yang dituju, sedangkan kakaknya tidak mau mengeluarkan uang untuk naik kendaraan. Apa yang terjadi? pada saat kakaknya tiba di desa yang dituju, dagangan yang dibawa Om Liem sudah hampir habis terjual, sedangkan kakaknya baru dapat mulai menjual dagangannya.

Dalam keadaan tidak berkecukupan dimana uang harus dihemat, yang satu tahu bagaimana menggunakan uang untuk alat mendapatkan yang lebih. Dengan mengeluarkan uang untuk menggunakan kendaraan artinya akan mempercepat sampai di desa, dan akan mempunyai waktu lebih banyak untuk berjualan dibandingkan dengan menghemat uang tetapi waktunya terbuang untuk mencapai ke tempat berdagang.

Orang yang mempunyai daya juang yang tinggi biasanya akan mencari cara untuk keluar dari masalah yang dihadapi, orang-orang seperti ini selalu akan mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalahnya. Walaupun tidak selalu berhasil tetapi karena daya juangnya yang tinggi dia tidak akan pernah lelah untuk selalu mencoba. Akibat dari berkali-kali mencoba akan mendapatkan keterampilan dalam menghadapi masalah, dan makin banyak masalah yang dihadapi makin banyak keterampilan yang didapatkan. Dan keterampilan yang didapatkan sedikit demi sedikit menjadi kemampuan untuk menghadapi masalah yang besar.

Berbeda dengan orang yang belum pernah atau sedikit sekali menghadapi masalah, apalagi pada saat menghadapi masalah sering menyalahkan orang lain, maka dirinya tidak akan terasah untuk menghadapi masalah yang lebih besar lagi.

Hal ini dibuktikan pada saat ekonomi Indonesia terpuruk di tahun 66, mulai bermunculan tunas-tunas konglomerasi di Indonesia. Keadaan ekonomi yang sulit membuat beberapa orang muncul ke permukaan membangun bisnis yang besar, pada saat awalnya mungkin Si Pendiri tidak menyangka bahwa bisnisnya akan menjadi konglomerasi seperti sekarang ini. Tetapi lebih banyak lagi orang yang merasa kesulitan pada saat terjadi perubahan politik di Indonesia.

Pelajaran yang saya dapatkan
Waktu saya kecil sering sekali menonton wayang diajak oleh ayah saya, dan saya terkesan dengan cerita gatot kaca, dimana gatot kaca masuk ke dalam kawah candra di muka yang sangat panas, dan setelah dia masuk ke dalam kawah tersebut, gatot kaca menjadi kuat mempunyai otot seperti kawat dan tulang seperti besi.

Setelah berpuluh tahun saya baru mengerti maknanya bahwa seseorang akan menjadi kuat pada saat dia mengalami banyak cobaan, kawah candra di muka itu melambangkan permasalahan yang kita hadapi. Seseorang yang tidak berani menghadapi cobaan, dia bukanlah orang yang kuat dan sulit tentunya untuk berhasil.

Saya dapat menyimpulkan dalam kehidupan ini bahwa, keberhasilan dalam hidup harus diperjuangkan, orang yang mempunyai jiwa berjuang akan berhasil, tetapi orang yang mempunyai jiwa yang cengeng sulit untuk menggapai keberhasilan. Seorang pemimpin yang mempunyai banyak pengikut adalah pemimpin yang mempunyai jiwa besar, berani menghadapi segala cobaan yang dihadapinya. Pemimpin yang tidak berani menghadapi segala tantangan akan mempunyai pengikut yang tidak berani bertindak.

Untuk membangun usaha yang besar harus memilih pemimpin-pemimpin yang mempunyai jiwa pejuang, tetapi sebelum mempunyai pemimpin yang mempunyai jiwa pejuang, kitanya sendiri harus mempunyai jiwa pejuang terlebih dahulu.

 

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 


Comments are closed.
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Artikel Pengembangan Diri Yang Paling Diminati
dalam 3 Bulan terakhir.

14 Jul 2017 1155
Di dalam suatu organisasi paling mudah untuk melimpahkan tanggung jawab pada orang lain dengan menyalahkan orang lain. Pada saat awal saya mendirikan perusahaan kalau ada sesuatu yang tidak beres saya akan mencari siapa yang menjadi penyebab ketidakberesan tersebut dan langsung saya akan menyalahkan orang tersebut kemudian saya akan marah dan memberikan hukuman pada orang tersebut.
28 Jul 2017 1077
Apa sebenarnya yang disebut dengan ngeyel, awalnya memang saya tidak mengerti, dan saya adalah orang yang paling ngeyel. Orang ngeyel adalah orang yang merasa dirinya benar, sehingga pada saat ada orang yang memberitahukan sesuatu misalnya kenapa terlambat janji ? atau mengapa melakukan pekerjaannya tidak sesuai dengan yang diinstruksikan, mereka selalu membela diri bahwa perbuatan yang mereka lakukan itu benar. Tujuan akhirnya adalah tidak mau disalahkan.
26 May 2017 1013
Saya senang sekali mempelajari kehidupan, dan terutama kehidupan orang-orang yang saya anggap sukses. Di dalam perpustakaan pribadi saya ada beberapa buku mengenai orang-orang yang saya anggap berhasil seperti, Liem Sioe Liong, William Soerjadjaja, Bill Gate, Steve Job dan beberapa yang lainnya.

Perjalanan Kami

Hubungi Kami

Phone : +62 21 6385 8510
E-Mail : marketing@andalsoftware.com

Ikuti Kami